Kepemimpinan dalam Penerapan SOP

November 20, 2009 by jantooktavia

Banyak orang dalam kepemimpinan di suatu perusahaan menyepelekan penerapan system standarad (baku)  dalam aktivitas kerjanya. Tetapi tanpa disadari hal tersebut justru merugikan perusahaan.

Gaya kepemimpinan ada beberapa macam dan yang kita kenal diantaranya Kepemimpinan Otoriter, Kepemimpinan Demokratis dan Kepemimpinan Bebas.

Tentu saja Kita sudah mengetahuinya bahwa Kepemimpinan yang terbaik adalah Gaya Kepemimpinan yang Demokratis dimana gaya kepemimpinan ini terjadi komunikasi 2 arah baik dari atasan maupun bawahan. Keputusan yang diambil juga melibatkan semua pihak tidak one man show.

Pada kesempatan ini Saya tidak akan membahas tipe Kepemimpinan yang seperti ini, tetapi Saya ingin memberikan gambaran untuk gaya kepemimpinan yang lainnya.

Seorang pemimpin dengan gaya kepemimpinan yang otoriter terhadap bawahan dan juga selalu membuat keputusan yang berubah-ubah setiap saat membuat bawahan tidak dapat menentukan langkah mana yang harus mereka ambil. Gaya kepemimpinan seperti ini masih banyak terjadi dan dapat dilihat dalam peraturan perusahaannya yang mengatakan bahwa aturan pertama adalah Pimpinan selalu benar. Peraturan kedua adalah bila Pimpinan salah maka lihatlah kembali aturan pertama.

Kekhawatiran para bawahan akan tampak sekali bila ada kasus atau pertanyaan dari Supplier atau Buyer Perusahaan. Mereka tidak dengan sigap membantu untuk memberikan respon dan juga solusi, melainkan hanya diam dan menunggu intruksi atasan.

Mereka semua ragu untuk bertindak dengan alasan yang utama adalah takut salah memberi jawaban dan akan kena teguran atasan, padahal untuk kasus yang sama tersebut sebelumnya bisa saja Atasan telah menentukan suatu keputusan tertentu hanya karena tidak distandarisasi maka bawahan tidak dapat mengambil kesimpulan bahwa hal tersebut yang harus ia lakukan selanjutnya.

Saya menemukan sebuah kasus dam perusahaan yang disebabkan tidak adanya System dan gaya kepemimpinan yang otoriter, seperti hal diatas.

Sebuah Perusahaan Manufacture, sebut saja PT.ABC . Perusahaan ini sudah cukup lama berdiri lebih dari 20Tahun. Perusahaan memiliki Head Office dan beberapa anak perusahaan. Saat ini Perusahaan tersebut berjalan dan tidak memiliki system yang baku untuk operasional perusahaannya.

Hal yang dapat tercermin dari didalam Perusahaan tersebut saat saya melakukan kunjungan :

1.MARKETING – Proses penerimaan order untuk sample.

Order diterima berdasarkan keputusan Pimpinan Perusahaan(PP) karena beliau merangkap juga menjadi Tenaga Marketing.

PP dapat dengan sepihak menghentikan proses produksi yang sedang berjalan dan meminta mengganti produksi dengan pembuatan order sample yang belum pasti order tersebut akan mereka dapatkan.

Dalam hal ini dapat kita lihat bahwa gaya kepemimpinan yang otoriter ada disini. Entah PP sadari atau tidak, jadwal proses produksi untuk item tertentu akan terganggu dengan adanya permintaan khusus tersebut. Efek yang ditimbulkan:

a.Schedule produksi akan terganggu

b.Schedule pengiriman tidak tepat waktu

c.Bisa saja Perusahaan bisa saja harus membayar penalty akibat keterlambatan pengiriman barang.

d.Bila hal ini berlangsung terus kepercayaan Buyer akan image dari perusahaan akan hilang.


2. PURCHASING – Proses Pengadaan barang dan jasa.

Pembelian material baik untuk kwalitas, kwantitas dan juga harga dilakukan oleh seorang Purchasing tanpa melibatkan pihak lain yang berkepentingan.

Disatu sisi PP berhak untuk menentukan pembelian material tertentu kepada Supplier yang bisa saja memiliki hubungan khusus dengan PP.

Disini terlihat kembali gaya kepemimpinan yang otoriter tanpa  adanya  penerapan internal control yang baik  dan rawan terjadi kecurangan.


3.PRODUKSI – Proses Pengolahan

Penggunaan Raw Material yang tidak terkontrol dengan baik, demikian juga dengan material sisa produksi yang masih memiliki nilai jual.

Kurangnya koordinasi dengan bagian lain seperti Marketing, Merchandiser, Riset Development dalam penerimaan order sehingga sering terjadi Delay Delivery, Kesalahan Produksi, barang cacat karena kerja QC yang tidak maksimal.

Kepemimpinan yang terjadi disini adalah kepemimpinan bebas, dimana Head Produksi menentukan sendiri cara proses produksi untuk menghasilkan Finish Good yang diminta.


4.FINANCE – Proses Pengeluaran Uang

Finance dengan leluasanya meminta  dan mengeluarkan sejumlah dana untuk pembayaran kepada semua Supplier atau untuk kepentingan dari operasional perusahaan.

Disini terlihat kembali Gaya kepemimpinan yang bebas, Internal Kontrol yang lemah, dan penggunaan dana yang kurang terkontrol

Read the rest of this entry »

Undang-Undang Ketenagakerjaan

October 9, 2009 by jantooktavia

Depnaker

Bagi semua pekerja di Indonesia diharapkan memahami dan mengetahui isi dari Undang-Undang Ketenagakerjaan Indonesia yaitu UU No.13 Tahun 2003.  Sehingga diharapkan para pekerja mengerti semua hak dan kewajibannya sebagai pekerja.

UU13-2003


SOP Secara Komputerisasi atau Manual Proses

October 5, 2009 by jantooktavia

SOPSaat ini dalam mengembangkan sebuah System, Kita tidak akan dapat terlepas  dari yang namanya  Program System komputerisasi. Pengembangan System disini adalah baik System SOP yang baru maupun sudah ada tetapi perlu disesuaikan dengan kondisi terakhir.

Kalau Kita melihat kedepan, kehidupan Kita tidak tidak akan terlepas yang namanya System Komputerisasi. Coba saja perlahikan saat ini disekeliling kehidupan kita, berbagai usaha sudah mulai meninggalkan system manual dan beralih ke komputerisasi, meskipun belum seluruhnya berubah tetapi ada sebagian dari proses kerja mereka yang sudah mulai dibantu dengan system komputeruisasi.

Contoh penggunan ini dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari diantaranya penggunaan Cash Register untuk Kasir, penggunaan BarCode untuk identifikasi barang.

System Komputerisi memiliki keunggulan dibanding pekerjaan manual, diantaranya:

1.Proses lebih cepat

Proses yang dihasilkan tentunya dapat lebih cepat dan rapi bila dibandingkan dengan manual proses, baik proses penyiapan maupun perbaikan/ revisi data.

2.Tenaga kerja minimal

Tentunya dengan banyaknya pekerjaan dan proses dapat dikerjakan dengan cepat dalam proses komputerisasi sehingga tenaga kerja yang diperlukan dapat dikurangi.

3.Keakuratan data lebih baik.

Penggunaan program dalam komputerisasi  akan jauh lebih baik dan akurat dengan catatan semua rumus yang digunakan dalam proses tersebut harus dipastikan kebenarannya (mengurangi faktor human error).

4.Pelaporan dapat disesuaikan dengan kebutuhan user

Bila semua data sudah dilakukan penginputan dalam program tersebut maka segala pelaporan yang diinginkan dapat dihasilkan.

5.Internal Control lebih maksimal

Ini adalah yang terpenting dari proses komputerisasi, mengingat dalam pembuatan program system komputerisasi tersebut Kita dapat mengatur security setiap user. Kita dapat menentukan user mana yang dapat akses dan apa yang dapat dilakukan oleh setiap user tersebut dapat diatur disini.

Tidak semua user dapat membuka, merubah, membaca file tertentu, sehubungan dengan tingkat kerahasiaan file tersebut.

Sedangkan kekurangan System Komputerisi  diantaranyanya:

1.Investasi mahal

Dana yang diperlukan untuk menyiapkan suatu program tertentu tentunya cukup mahal dila dibandingkan dengan proses manual biasa. Program  komputerisasi saat ini dapat diperoleh dengan mudah sesuai dengan kebutuhan dari vendor software yang sudah menyiapkan program jadi.  Program Komputerisasi inipun bisa dibuat sendiri bila ada tenaga kerja yang memadai dibidangnya.

2.Maintenance

Tentunya program yang dipakai perlu Kita lakukan perawatan, hal ini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, misalkan terjadi kesalahan hasil pelaporan, data hasil input hilang, dsb. Perawatan dapat dilakukan oleh pihak vendor dengan cara service contract ataupun secara internal  bila ada tenaga kerja yang memadai dibidangnya.

Dalam pembuatan atau pengembangan SOP kita juga harus memperhatikan masalah komputerisasi ini. Perlu ditentukan sejak awal apakah SOP yang dibuat akan dibantu dengan program komputerisasi atau tetap secara manual.

Related topic link:

1.Apa dan Apa System Operating Procedure

2.Mengenal SOP dalam Perusahaan

3.Pengelolaan Dokumen SOP

4.Review SOP

5.Sebuah System yang baik

6.SOP ditujukan untuk siapa

7.Kepemimpinan dalam penerapan SOP

Taman Safari Indonesia

August 13, 2009 by jantooktavia

Safari 01Safari 05Berlibur sambil belajar mungkin itulah kalimat yang pas bila anda mengunjungi Taman Safari Indonesia (TSI). Terutama bagi Anda keluarga yang memiliki anak balita tempat yang satu ini sangatlah cocok untuk dikunjung. Dengan lokasi yang sekitar 100 – 150 km dari kota Jakarta atau lebih kurang 1.5 – 2 jam perjalanan. Lokasi persinya berada di dekat Cisarua-Puncak , Bogor.

Safari 03Safari 02Safari 06Safari 08Safari 07Aneka macam satwa dari berbagai jenis terdapat disini, seperti berbagai jenis burung, hewan menyusui seperti Kuda Zebra, Kudanil, Jerapah, Macan, ada juga beberapa aneka satwa yang didatangkan dari luar negeri, seperti kera jepang, kera belanda, pinguin, Bison, Kambing Gunung, Kangguru, dan masih banyak satwa lainnya yang dapat anda jumpai disini.

Selain dapat melihat satwa yang berkeliaran seperti di habitat aslinya, Taman Safari juga menyuguhkan beberapa pertunjukan satwa yang dapat dinikmati secara gratis.

Safari 09Safari 10Safari 11Beberapa pertujukan tersebut diantaranya: atraksi macan, singa laut, lumba-lumba, burung, gajah dan coboy show.

Selain itu terdapat juga baby zoo, dimana Kita dapat melihat, memegang bahkan berfoto bersama dengan hewan yang masih balita dan juga jinak.

Anak-anak juga dapat menikmati aneka permainan seperti halnya kita berkunjung ke Dufan, hanya disini dalam bentuk yang lebih mini.

Bila Anda memiliki banyak waktu, dapat juga mencoba untuk menelusuri curug yang masih berada di area TSI.Safari 12Safari 13Safari 14Safari 15Safari 16Safari 17Safari 18Safari 19Safari 20Safari 21Safari 22Safari 23

CARA MENGHEMAT BBM

July 16, 2009 by jantooktavia

spbu-pertaminaSalah satu komponen pengeluaran yang terbesar dari pada kendaraan adalah Bahan Bakar, apalagi pada saat ini harga Bahan Bakar sudah cukup mahal dan memberatkan para pengguna.

Berbagai cara dilakukan oleh para pengguna kendaraan untuk menghemat pengeluaran bahan bakar. Ada yang mulai beralih menggunakan alat transportasi lain seperti Kendaraan Umum, Bus Way, Ojek, beralih ke Motor, mengganti jenis BBM dengan menurunkan kwalitas (misal dari Pertamax Plus ke Premium) atau ada juga yang menumpang dengan rekan lain yang memiliki jurusan perjalanan yang sama. Syukur kalo bisa dapat tumpangan gratis tiap harinya, tapi apakah hal ini mungkin…

spbu-shellDari semua hal tersebut diatas manakah yang terbaik… semua alternatif  tersebut diatas, pilihan kembali kepada anda sebagai pemilik kendaraan. Tetapi bagi anda yang tetap ingin membawa kendaraan untuk keperluan transportasi setiap harinya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk penghematan bahan bakar kendaraan anda, diantaranya:

petronas11

1. SERVICE TERATUR

Usahakan melakukan pemeriksaan kendaraan anda secara teratur. Ganti setiap komponen sesuai dengan ajuran pabrikan masing-masing. Yang paling berhubungan dengan Bahan Bakar adalah Oli, Saringan Oli, Busi, Kabulator, Saringan Bensin, Saringan Udara.

Bila anda sering kali melewati jalan yang berdebu, maka lebih baik anda membersihkan saringan udara lebih sering dari yang dianjurkan.

2. TEKANAN ANGIN PADA BAN

Periksa tekanan angin secara teratur, misalnya 1 bulan sekali. Tekanan angin yang kurang akan menyebabkan tenaga yang dikeluarkan untuk menggerakan kendaraan lebih besar dan hal ini menyebabkan pemborosan bahan bakar.

3. CARA MENGEMUDI

Cara mengemudikan kendaraan dapat menjadi salah satu faktor bahan bakar menjadi boros. Kendaraan yang sering ditarik saat gigi awal dan melakukan pengerekan mendadak hal ini tidak dianjurkan.

Usahakan membawa kendaraan dengan tenang, jaga kecepatan dan jangan terlalu banyak menggunakan rem disaat tidak perlu.

4. BEBAN PADA KENDARAAN

Usahakan membawa beban dalam kendaraan sesuai dengan anjuran pabrikan dan tidak berlebihan. Selain dapat merusak kendaraan juga menyebabkan bahan bakar jadi boros.

5. PINDAH GIGI

Lakukan pemindahan gigi sesuai dengan anjuran pabrikan. Jangan memaksakan menggunkan gigi tertentu melebihi anjuran yang biasanya ada di manual book.

6. MEMANASKAN MESIN

Jangan memanaskan kendaraan anda terlalu lama, cukup kisaran 2 menit saja. Memanaskan kendaraan yang terlalu lama apalagi sampai ditinggal untuk melakukan pekerjaan lain menyebabkan bahan bakar terbuang percuma.

7. BAN MOBIL

Gunakan ban dengan ukuran sesuai dengan Pabrikan, menggunakan ban dengan Ring besar memang menambah penampilan kendaraan anda menjadi lebih keren, tapi keren tersebut harus dibayar dengan bahan bakar yang ekstra pula.

8. ACESORIS KENDARAAN

Hindari pemasangan acesorsn kendaraan yang tidak perlu yang hanya menambah beban dari kendaran tersebut

9. PENGGUNAAN AC

Gunakan Air Conditioner dalam kendaraan anda sesuai dengan kebutuhan, bila AC kendaraan anda tidak dingin maka lakukan service AC bukan membuka AC pada tingkat yang lebih besar lagi.

Semoga dengan Tip tersebut diatas kendaraan anda tidak memerlukan dopping lagi seperti pil dan cairan penambah tenaga octan booster juga pemasangan alat penghemat BBM yang banyak beredar dipasaran.

Estate Management

July 9, 2009 by jantooktavia

a2008_08_17-17an-0083Ada baiknya bila Kita ingin membeli Property baik untuk tempat tinggal bahkan untuk insvestasi sebaiknya faktor yang perlu diperhatikan dan cukup penting adalah Estate Management.

Apa yang dimaksud dengan Estate Management, secara singkat dan sederhana Estate Management dapat diartikan sebagai badan yang ada dalam struktur organisasi pengembang yang memiliki tugas untuk menjaga area lingkungan di perumahan tersebut.

Ruang lingkup tugas dari Estate Management antara lain berhubungan dengan :

  1. Penataan Lingkungan
  2. Kebersihan Lingkungan
  3. Keamanan Lingkungan
  4. Pengelolaan Fasum dan Fasos bila ada seperti Sport Club, Rumah Ibadah
  5. Sampah
  6. Pengelolaan Iuran wajib (Keamanan dan Kebersihan)

Apa yang akan dirasakan dengan adanya Estate Management yang baik, Tentunya penghuni akan merasa nyaman dan aman dan yang terpenting Nilai Property kita akan semakin cepat berkembang dan menguntungkan. Tetapi perlu diingat semua itu harus ada kerjasama yang baik antara penghuni dan juga Estate Management. Salah satu kerjasama dalam hal penentuan iuran wajib atau yang lebih dikenal dengan sebutan IPL (Iuran Pengelolaan Lingkungan). Penghuni harus dapat mendukung dengan membayar IPL sesuai kesepakatan bersama dan tentunya tepat waktu.

Estate Management pun harus bertanggungjawab dan transparan dalam pengelolaan iuran tersebut selain melakukan semua tugas yang menjadi tanggungjawabnya.

Kekompakan dan keterlibatan penghuni sangatlah penting terlebih bila lahan yang dimiliki oleh pengembang sudah laku terjual semua. Ada sebagian pengembang yang meninggalkan begitu saja mengelolaan lingkungan tersebut. Apabila warga tidak siap akan hal ini maka akan timbul masalah bagi perumahan tersebut beserta warganya. Apabila mereka tidak siap ditinggalkan, maka pengelolaan akan kacau dan berimbas kepada Nilai Property Kita akan menjadi menurun.

Tetapi sebagian dari pengembang juga tidak membiarkan hal itu terjadi, mereka tetap menjaga reputasi dan nama besar yang sudah mereka rintis selama itu. Berharap untuk proyek berikutnya mereka akan mendapat sambutan yang baik dari Masyarakat dan ikut mendongkrak penjualan mereka.

Sebuah System yang Baik

June 22, 2009 by jantooktavia

oracleSebuah system pasti diperlukan dalam dunia usaha, bahkan dalam kehidupan sehari-hari yang sederhana pun Kita memerlukan system yang dapat menjadi acuan agar kehidupan agar Kita dapat beraktifitas dengan baik, effisien, dan efektif.

Coba Kita perhatikan disekeliling Kita bilamana sedang beraktivitas sehari-hari. Misalkan Kita perhatikan cara pembayaran di Mini Market dekat Rumah,  Toko Kelontong dalam melayani pembeli, Toko penjual obat tanaman dan pupuk saat mengambil barang pesanan ke tempat penyimpanan. Bengkel motor atau kendaraan tempat Kita melakukan perawatan.

Meskipun terbilang usaha kecil tetapi mereka sudah memiliki sebuah system yang mereka jalankan untuk menunjang aktivitas Mereka. System tersebut memang tidak tertulis hanya berdasarkan pengalaman dan kebiasaan saja.

Bagaimana dengan perusahaan yang besar, apakah mereka memiliki system juga dalam menjalankan aktivitasnya….. tentunya mereka sudah memilikinya. Sudah tercatat dalam sebuah manual buku.

Dari keterangan diatas manakah yang dapat dikategorikan memiliki system yang baik, apakah perusahaan skala besar dengan manual system yang mereka miliki ataukah usaha kecil yang hanya berdasarkan pengalaman dan kebiasaan.

linux
Secara singkat sebuah system yang baik dapat dikatakan:

1.Mudah untuk dimengerti

mudah disini adalah mudah dimengerti baik oleh Pemilik atau Pelaksana dan juga orang lain yang berhubungan dengan system tersebut dan pelanggan sebagai salah satunya yang harus mendapat perhatian juga.

2.Sesuai kebutuhan

System yang ada harus sesuai dengan kebutuhan/ kondisi saat ini. Sebagai contoh bilamana dalam perusahaan tersebut belum memiliki Sales Coordinator, maka system yang ada saat ini untuk kebutuhan otorisasi jangan dipaksakan ada Sales Coordinator. Mungkin untuk sementara dapat diambil alih oleh Head Marketing.

3.Efisiensi Waktu

System tersebut harus dapat men-support kebutuhan Pelanggan. Apa yang diinginkan Pelangan, tentunya service yang baik dan cepat. Jangan sampai pelanggan harus menunggu sekian lama karena procesing system untuk menghasilkan dokumen yang dibutuhkan, terlebih dokumen tersebut untuk kepentingan internal pemilik system.

4.Disesuaikan dengan kondisi terakhir

System harus dapat mengikuti perkembangan usaha. Tidak dapat sebuah system terus dipertahankan. Mungkin saja system tersebut pada era-nya cukup baik, tetapi karena perkembangan system tersebut menjadi banyak kelemahan. Oleh karena itu harus selalu di-update.

Jadi sebuah system dapat dikatakan baik dapat dilihat dari kriteria diatas dan tentunya dipengaruhi juga dari hal sudut pandang. Dari sudut pandang mana kah Kita melihat system tersebut, apakah dari pemilik system, pelanggan atau pihak lain yang terlibat. Bilamana semua pihak merasa system tersebut membantu aktivitasnya maka system tersebut dapat dikatakan BAIK.


Releted Link :

1. Apa dan Apa Standard Operating Procedure (SOP)

2.Mengenal SOP dalam Perusahaan

3. Review SOP

4. Pengelolaan Dokumen SOP

5.SOP Secara Komputerisasi atau Manual Proses

6.Sebuah System yang baik

7.Kepemimpinan dalam Penerapan SOP


Penggantian Bearing (Laher) Roda “Honda New City”

June 11, 2009 by jantooktavia

dsc_0952-rdsc_0951-rBerapa lama umur Bearing (Laher) dapat digunakan, atau kapan waktu yang tepat untuk mengganti Bearing (Laher) Roda….., mungkin pertanyaan itu yang sering muncul dikalangan pengguna kendaraan.

Sebenarnya masa manfaat Bearing tidak ada umurnya, tidak seperti part lain yang perlu diganti entah berdasarkan waktu atau jauhnya kilometer yang ditempuh.

Bagaimana cara mendeteksi adanya kerusakan pada Bearing (Laher), :

1. Suara Dengung

Kerusakan awal dapat dideteksi bila Kita mendengar adanya suara dengung pada bagian roda saat kendaraan berjalan. Suara Dengung itu juga bisa disebabkan dari Ban karena kembang ban yang besar/ kasar. Oleh karena itu Kita harus mencari tau lebih dalam lagi.

2. Getaran

Coba angkat Roda Ban Kendaraan Anda dan putar ban kemudian pegang pada bagian kaki kendaraan. Apabila terasa getaran saat roda berputar maka ada indikasi Bearing (Laher) sudah mulai rusak.

3.Suara yang lebih keras dan kasar

Untuk kerusakan yang lebih parah lagi akan menimbulkan suara yang lebih keras dan kasar pada bagian kaki kendaraan.


dsc_0955-r1dsc_0956-rdsc_0960-rdsc_0961-rBagaimana mengganti Bearing pada Kendaraan

Penggantian Bearing (Laher) untuk setiap Kendaraan berlainan, untuk Kendaraan dengan tipe lama penggantian Bearing (Laher) akan lebih murah dibanding dengan Kendaraan masa sekarang.

Pada Kendaraan lama penggantian Bearing (Laher) cukup membeli Bearing saja oleh karena itu dari sisi biaya akan murah. Sedangkan untuk Kendaraan masa sekarang penggantian Bearing (Laher) harus dilakukan secara satu kesatuan utuh, sehingga menyebankan biaya akan menjadi besar.

Sebagai contoh saya mengambil Kendaraan Honda New City yang sudah dilengkapi sensor ABS.

Langkah-lanhkah yang perlu dilakukan :

  1. Angkat Roda Kendaraan yang akan diganti
  2. Buka Ban Kendaraan
  3. Buka Rem Kendaraan (Disc Breake/ Tromol)
  4. Buka Piringan Rem
  5. Keluarkan Bearing (Laher)

Cukup mudah dan dsc_0964-rdsc_0966-rdsc_0971-rdsc_0975-rsederhana  sekali proses kerjanya…. yang perlu diperhatikan adalah Bearing Roda yang baru tersebut tidak dilengkapi dengan Ring Magnet yang menempel pada bagian luar dan berfungsi untuk control sistem ABS Kendaraan.

Oleh karena itu Kita harus melepas  Ring Magnet dan memasangkannya kembali pada Bearing (Laher) yang baru. Lebih baik pelepasan dan pemasangannya dilakukan dengan mesin press agar kekuatannya lebih merata.

Lakukan langkah-langkah pemasangan Bearing (Laher) sama seperti saat Kita membuka Bearing  (Laher) tersebut.